Hadits Hari Ini : 17 November 2017 / 28 Safar 1439

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ



Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...


Menoleh Dalam Shalat

Sahih al-Bukhori : 3048

عَنْ عَائِشَة رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْتِفَاتِ الرَّجُلِ فِي الصَّلاَةِ، فَقَالَ: هُوَ اخْتلاِسٌ يَخْتَلِسُ الشَّيْطَانُ مِنْ صَلاَةِ أَحَدِكُمْ.

Dari Aisyah ra :

Aku bertanya kepada Nabi saw tentang seseorang yang menoleh ketika sedang shalat, maka beliau bersabda: Itu adalah sambaran yang sangat cepat yang dilakukan oleh setan terhadap shalat seseorang dari kalian.


Pesan :
1. Setan senantiasa mencari kesempatan untuk menghasut manusia kepada keburukan, bahkan ia juga berusaha agar mengganggu manusia ketika sedang beribadah kepada Allah, seperti saat manusia sedang shalat.
2. Tidak diperbolehkan menoleh ke kiri atau kanan saat sedang shalat, kecuali jika ada keterpaksaan.
3. Mintalah perlindungan kepada Allah dari godaan setan di setiap waktu anda.

Pesan Umar Bin Khattab

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ



Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...



Umar Bin Khattab berpesan
"Hatiku tenang karena mengetahui, apa yang melewatkanku takkan pernah menjadi takdirku dan apa yang ditakdirkan untukku takkan pernah melewatkanku."



Menjadi ikhlas itu sulit.
Apalagi jika kamu harus merelakan sesuatu yang tadinya ada dalam doa-doamu.
Namun hidup ini harus terus berjalan dengan atau tanpa dirinya.

Jika dulu kamu bisa bahagia sebelum mengenalnya, maka kamu juga harus bisa bahagia saat telah berpisah dengannya. Dan jangan sampai itu membuatmu berputus asa.

Dari sedih kamu akan belajar banyak hal yang tidak diajarkan oleh bahagia.
Karenanya.. ikhlaskanlah, dan biarkanlah Allah yang menentukan segalanya.

Dan percayalah, siapa yang menambatkan tali harapannya pada Allah Swt. takkan pernah kecewa.

Promise

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ



Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh...




Apa yang sebenarnya kamu cintai ?
Hati atau kekosongan ?

Siapa sesungguhnya yang kamu cintai ?
Dirimu sendiri atau kesepian ?

Apa kamu pernah sedikit saja menyadari, daun yang jatuh tidak pernah menyalahkan angin

Satu.. Dua.. Goresan hati tak pernah membuat cinta pergi

Hanya ego dan harga diri yang membuat luka berlubang lagi


Selalu saja berawal cinta, sayatan luka pada akhirnya

Jika tawa hanya menutupi air mata
Lalu kapan manusia menemui surganya.

Subhanallah.. 1 gereja masuk Islam karena pemuda muslim

Simak saja kisahnya… 
Satu gereja masuk Islam benarkah? Semoga ALLAH mengijinkan kita menjadi pemuda seperti beliau, Amin.

Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika Rabu, 22 Februari 2006.
Ada seorang pemuda arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya di Amerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika, ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam. Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat di kampung tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia berkeberatan, namun karena ia terus mendesak akhirnya pemuda itupun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka. Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghormatan lantas kembali duduk. Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, “Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini.” Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergeming dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata, “Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya.” Barulah pemuda ini beranjak keluar. Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta, “Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim?.” Pendeta itu menjawab, “Dari tanda yang terdapat di wajahmu.” Kemudian ia beranjak hendak keluar, namun sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan, tujuannya untuk memojokkan pemuda tersebut dan sekaligus mengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat tersebut. Sang pendeta berkata, “Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus menjawabnya dengan tepat.” Si pemuda tersenyum dan berkata, “Silahkan! Sang pendeta pun mulai bertanya,

1. Sebutkan satu yang tiada duanya ?
2. Dua yang tiada tiganya ?
3. Tiga yang tiada empatnya ?
4. Empat yang tiada limanya ?
5. Lima yang tiada enamnya ?
6. Enam yang tiada tujuhnya ?
7. Tujuh yang tiada delapannya ?
8. Delapan yang tiada sembilannya ?
9. Sembilan yang tiada sepuluhnya ?
10. Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ?
11. Sebeleas yang tiada dua belasnya ?
12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ?
13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ?
14. Sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh ?
15. Kuburan yang membawa isinya ?
16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga ?
17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai ?
18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu ?
19. Makhluk yang diciptakan dari api ? yang diadzab dengan api ? yang terpelihara dari api ?
20. Makhluk yang terbuat dari batu ? yang diadzab dengan batu ? yang terpelihara dari batu ?
21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar ?
22. Pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari ?

Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu tersenyum dengan senyuman mengandung keyakinan kepada Allah. Setelah membaca basmalah ia berkata

1. Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT.

2. Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT berfirman, “Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami).” (Al-Isra’:12).

3. Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil dan ketika menegakkan kembali dinding yang hampir roboh.

4. Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan Al-Qur’an.

5. Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.

6. Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ke-tika Allah SWT menciptakan makhluk.

7. Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah SWT berfirman, “Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang.” (Al-Mulk:3).

8. Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-Rahman. Allah SWT berfirman, “Dan malaikat-malaikat berada dipenjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung ‘Arsy Rabbmu di atas(kepala) mereka.” (Al-Haqah: 17).

9. Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu’jizat yang diberikan kepada Nabi Musa : tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang dan bintang.

10 .Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah kebaikan. Allah SWT berfirman, “Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluh kali lipat.” (Al-An’am: 160).

11. Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudara Yusuf.

12. Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu’jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, “Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, ‘Pukullah batu itu dengan tongkatmu.’ Lalu memancarlah dari padanya dua belas mata air.” (Al-Baqarah: 60).

13. Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf ditambah dengan ayah dan ibunya.

14. Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah waktu Shubuh. Allah SWT berfirman, “Dan waktu subuh apabila fajarnya mulai menyingsing. ” (At-Takwir:18).

15. Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.

16. Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-saudara Yusuf, yakni ketika
mereka berkata kepada ayahnya,”Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba
dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami,lalu dia dimakan serigala.” Setelah
kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepada mereka, ” tak ada cercaaan ter-hadap kalian.” Dan
ayah mereka
Ya’qub berkata, “Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah
Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

17. Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah suara keledai. Allah SWT
berfirman, “Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai.” (Luqman: 19).

18. Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi Adam, malaikat, unta Nabi
Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.

19. Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan
yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, “Wahai api dinginlah dan
selamatkan Ibrahim.” (Al-Anbiya’: 69).

20. Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah
tentarabergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).

21. Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana
firman Allah SWT, “Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar.” (Yusuf: 2)

22. Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun
mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran matahari maknanya: Pohon
adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang hari.

Pendeta dan para hadirin merasa takjub mendengar jawaban pemuda muslim tersebut.Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta.

Pemuda ini berkata, “APAKAH KUNCI SURGA ITU?” 

Mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah. Ia berusaha menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil. Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.
Mereka berkata, “Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya! “
Pendeta tersebut berkata, “Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun aku takut kalian marah. “
Mereka menjawab, “Kami akan jamin keselamatan anda.”
Sang pendeta pun berkata,
“Jawabannya ialah: ASHADU AN LA ILAHA ILLALLAH WA ANNA MUHAMMADAR RASULULLAH.”

Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memeluk agama Islam. ALLAHU AKBAR! Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.

Hadits Hari Ini : 12 Agustus 2017 / 20 Dhu Al-Qa'da 1438

بِسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ



Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...



Tinggi Nabi Adam

Sahih al-Bukhori : 3079

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: خَلَقَ اللَّهُ آدَمَ وَطُولُهُ سِتُّونَ ذِرَاعًا، ثُمَّ قَالَ: اذْهَبْ فَسَلِّمْ عَلَى أُولَئِكَ مِنْ الْمَلاَئِكَةِ، فَاسْتَمِعْ مَا يُحَيُّونَكَ تَحِيَّتُكَ وَتَحِيَّةُ ذُرِّيَّتِكَ. فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ. فَقَالُوا: السَّلاَمُ عَلَيْكَ وَرَحْمَةُ اللَّهِ. فَزَادُوهُ: وَرَحْمَةُ اللَّهِ. فَكُلُّ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَلَى صُورَةِ آدَمَ، فَلَمْ يَزَلْ الْخَلْقُ يَنْقُصُ حَتَّى الآنَ.

Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi SAW bersabda :

Allah menciptakan Adam as dan tingginya enam puluh hasta, kemudian Dia berfirman : Pergilah kamu dan berilah salam kepada mereka para malaikat, maka dengarkanlah bagaimana mereka menjawab salam penghormatan kepadamu dan juga salam penghormatan anak keturunanmu. Maka Adam menyampaikan salam : al-salaamu alaikum (salam sejahtera untuk kalian). Mereka menjawab : al-salaamu alaika wa rahmatullah (salam sejahtera dan rahmat Allah untukmu) Mereka menambahkan kalimat wa rahmatullah. Setiap orang yang akan masuk surga sifatnya seperti Adam as, dan manusia terus saja berkurang (tingginya) sampai sekarang.

Pesan :
1. Salam penghormatan kepada Nabi Adam dan keturunannya adalah al-Salaamu alaika wa rahmatullaah.
2. Tinggi Nabi Adam as adalah 60 hasta, atau sekitar 18 meter. Tinggi manusia terus berkurang sejak saat itu hingga sekarang.

10 Action Figure Karakter Anime One Piece Terlaris Oktober 2023

Berikut adalah 10 Action Figure Karakter Anime One Piece Terlaris Oktober 2023 1. Action Figure Seluruh Karakter One Piece Link Checkout 2. ...